Rumah sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo terpilih untuk mengikuti lomba KB Pasca Kehamilan dan Pasca Keguguran, untuk mewakili rumah sakit yang ada di Kota Gorontalo. Lomba penilaian tersebut dilaksanakan oleh BKKBN Provinsi Gorontalo, dalam rangka menghadapi Hari Kontrasepsi Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 26 September.

Hal ini dikatakan, perwakilan tim penilai dari BKKBN Provinsi Gorontalo dr. Achmad Triyuwono, saat melakukan kunjungan penilaian di RSAS, Selasa (3/9).

dr. Achmad Triyuwono mengatakan, bahwa RSAS Kota Gorontalo terpilih menjadi perwakilan rumah sakit yang ada di Kota Gorontalo, untuk mengikuti lomba penilaian dari BKKBN, dalam rangka menghadapi peringatan hari Kontrasepsi Sedunia. Menurut Achmad, penilaian ini juga dilakukan di Rumah Sakit yang ada Kabupaten/Kota yang masing-masing ada 6 rumah sakit.

“Penilaian ini, dilihat mulai dari persiapan kelengkapan sarana dan prasarana rumah sakit, dalam menunjang ibu KB pasca kehamilan dan pasca keguguran, serta dari sisi manajemen”, ungkap Achmad.

Adapun tujuan kegiatan ini, kata Achmad, tidak lain untuk mengurangi jumlah angka kematian ibu dan bayi yang ada di rumah sakit.

“Nah, dari sisi alat sarana dan Prasarana di RSAS Kota Gorontalo, kami melihat sudah memenuhi standar yang lengkap”, ujar Achmad.

dr. Achmad menambahkan, selain itu, yang tidak kalah penting untuk dinilai, adalah data pencapaian jumlah KB, apakah sudah tercapai atau tidak. Sehingga, untuk melihat hal tersebut, tim penilai dari BKKBN, masih menunggu hasil penilaian dari lima rumah sakit lainnya, yang mewakili Kabupaten, tandasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSAS dr. Medy Sarita menyambut positif penilaian tersebut. Dirinya pun, memberikan apresiasi, dan mengucapkan terima kasih, kepada BKKBN Provinsi Gorontalo yang telah menujuk RSAS Kota Gorontalo untuk dijadikan penilaian dalam rangka menghadapi Hari Kontrasepsi Sedunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *